Serangan-serangan yang menggunakan berbagai program berbahaya (malware), serangan phishing, dan spam tetap menjadi tiga serangan cyber yang paling sering dihadapi perusahaan. Di saat yang sama, volume serangan berbahaya dan spam pada tahun ini meningkat cukup pesat dibanding tahun sebelumnya.
Hal ini terungkap dari temuan yang dipublikasikan dalam survei Global Corporate IT Security Risks 2013 yang dilakukan oleh B2B International dan Kaspersky Lab.
Sekitar 66% responden menyatakan bahwa perusahaan mereka menjadi target serangan yang melibatkan virus, worm, spyware, dan berbagai macam program berbahaya lainnya. Tahun lalu, jumlah responden yang melaporkan serangan mencapai 58%.
Volume serangan spam juga meningkat dan dilaporkan oleh 61% responden, sementara tahun lalu jumlah laporan mencapai 55% atau naik 6%. Sebanyak 36% perusahaan menjadi sasaran serangan phishing, naik 1% dibanding tahun sebelumnya. Meski mengalami kenaikan dengan jumlah kec il, phishing tetap berada di tiga teratas serangan paling dominan yang menyasar perusahaan.






