Pages

Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islam. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juli 12, 2013

Aplikasi Ramadan Android

Bagi kalangan umat muslim, Anda bisa memanfaatkan perangkat Android untuk mengisi bulan Ramadan ini dengan lebih maksimal. Play Store menyediakan berbagai aplikasi yang berhubungan dengan bulan Ramadan, salah satunya membaca Al-Qur-an digital, membaca berbagai doa, dan zikir. Dengan memasang aplikasi-aplikasi tersebut, tak hanya kemudahan, alih-alih, Anda juga bisa menambah pahala. Berikut ini beberapa aplikasi Ramadan.

Imsakiyah Widget 1434H (2013)

Imsakiyah Widget merupakan widget yang menampilkan waktu salat lima waktu dan imsak selama Ramadan 1434H (2013). Selain menampilkan waktu salat di 496 kota di Indonesia, widget buatan Trustudio ini juga mampu menampilkan waktu imsak dan berbuka puasa yang bisa berubah secara otomatis dalam hitungan mundur. Pengguna juga bisa menampilkan detail informasi salat lima waktu keseluruhan (bisa dipilih berdasarkan tanggal) dan visualisasi bulan sesuai tanggal Ramadan. Yang menarik, karena berupa widget, untuk melihat waktu salat, imsak, maupun berbuka puasa, pengguna tidak perlu masuk ke dalam aplikasi.

Buku Saku Ramadan

Buku Saku Ramadan keluaran Kartasiswaya Technology ini merupakan aplikasi yang menyediakan bebagai informasi seputar bulan Ramadan. Aplikasi ini menampilkan informasi mengenai Keutamaan Bulan Ramadan, Keutamaan Puasa Ramadan, Syarat Wajib Puasa, Doa-doa Bulan Ramadan, Salat Tarawih, amalan-amalan utama Bulan Ramadan, malam Lailatul Qadar, dan sebagainya. Informasi dalam aplikasi ini merupakan rangkuman dari berbagai sumber yang berkaitan dengan puasa dan Bulan Ramadan. Referensi utama dalam hal-hal yang dibahas adalah Al Quran dan Al Hadits.

Kamis, Juli 11, 2013

Keutamaan Puasa

Kaum muslimin yang semoga yang dimuliakan oleh Allah ta’ala, bulan ramadan adalah bulan yang penuh dengan barakah, bulan dimana segala kebaikan yang banyak terdapat di sana, berikut ini kami akan memaparkan beberapa keutamaan bagi seorang muslim yang berpuasa pada bulan tersebut.

Banyak sekali ayat-ayat yang tegas dan jelas dalam Al-Qur’an yang memberikan anjuran untuk melaksanakan puasa sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga Allah ta’ala telah menjelaskan keutamaan-keutamaannya, seperti firman-Nya:

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzab: 35)

Puasa Merupakan Perisai Bagi Seorang Muslim

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يا معشر الشباب من اسطاع منكم الباءة فاليتزوج فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج ومن لم يستطع فعليه بالصوم فإنه له وجاء

“Wahai sekalian para pemuda, barang siapa di antara kalian telah mampu untuk menikah maka hendaknya ia menikah, karena menikah dapat lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan. Barang siapa yang belum mampu menikah maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa adalah penjaga baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka pada hadits ini Rasulullah memerintahkan bagi orang yang telah kuat syahwatnya akan tetapi belum mampu untuk menikah maka hendaknya ia berpuasa, karena puasa dapat menjadi pemutus syahwat ini, karena puasa menahan kuatnya anggota badan hingga badan bisa terkontrol menenangkan seluruh anggota badan serta seluruh kekuatan (yang jelek) bisa di tahan hingga dapat melakukan ketaatan dan di belenggu dengan kendali puasa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

ما من عبد يصوم يوما في سبيل الله إلا باعد الله بذالك وجهه عن النار سبعين خريفا

“Tidaklah seorang hamba yang berpuasa di jalan Allah kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari neraka sejauh tujuh puluh musim.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maksud sabda Rasulullah “70 musim” adalah perjalanan 70 tahun, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari (6/48)

Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ما من عبد يصوم يوما في سبيل الله إلا باعد الله بذالك وجهه عن النار سبعين خريفا

“Barang siapa berpuasa satu hari di jalan Allah maka Allah akan menjadikan di antara neraka dan dirinya parit yang jaraknya sejauh bumi dan langit.”

Maka hadits-hadits tersebut merupakan penjelasan tentang keutamaan berpuasa yang dilakukan karena ikhlas mengharapkan wajah Allah ta’ala sesuai dengan petunjuk yang telah diterangkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Puasa Bisa Memasukkan Seorang Hamba ke Dalam Surga

Puasa dapat menjauhkan seorang hamba dari neraka, yang berarti mendekatkannya menuju surga.

Seorang sahabat berkata kepada Rasulullah:

يا رسول الله دلني على عمل أدخل به الجنة

“Wahai Rasulullah tunjukkan kepadaku suatu amalan yang bisa memasukkanku ke dalam surga.”
Rasulullah bersabda:

عليك باصوم لا مثل له

“Hendaklah engkau melaksanakan puasa karena tidak ada yang semisal dengannya.” (HR. Nasaai, Ibnu Hibban dan Al Hakim)

Kamis, Januari 24, 2013

Ujian Sesungguhnya Yang 'Diremehkan' !


Mereka berusaha rajin masuk kuliah serta mengerjakan tugas-tugas dan makalah agar menjamin kelulusannya di dunia, sementara untuk ujian yang paling besar (ujian akhirat), mereka merasa puas dengan batas minimal dan berani mengambil resiko. Ujian dunia bisa dususul di waktu-waktu mendatang. Namun, untuk ujian akhirat, bukankah tak ada kesempatan dua kali untuk perbaikan nilai setelah tampak hasilnya?

Karena itu, selayaknya kita bersungguh-sungguh dan bekerja keras demi akhirat. Allah berfirman:

“Supaya jangan ada orang yang mengatakan: "AMAT BESAR PENYESALANKU ATAS KELALAIANKU dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah ), atau supaya jangan ada yang berkata: 'Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa', atau supaya jangan ada yang berkata ketika ia melihat azab, 'Kalau SEKIRANYA AKU DAPAT KEMBALI (KE DUNIA), niscaya aku akan termasuk orang-orang berbuat baik'.” (Q.S. Az-Zumar: 56-58)

Sabtu, Januari 12, 2013

Siksa Neraka Yang Paling Ringan

Mungkin sudah banyak beredar tentang siksa neraka paling ringan, tetapi penulis menjumpai tidak sampai lengkap ditulis/ diberitakan sehingga mungkin kebanyakan orang tidak ‘tersentak’ hatinya. Umumnya yang sering terdengar adalah hadits berikut:

“Azab yang paling ringan di neraka pada hari kiamat ialah dua butir bara api di kedua telapak kakinya yang dapat merebus otak.” (HR. Tirmidzi)

Padahal, dalam hadits shahih riwayat Bukhari dan Muslim ada matan yang lebih lengkap. Berikut hadits yang amat mengerikan tersebut selengkapnya:

Nabi saw. bersabda: "Sesungguhnya seringan-ringannya siksa ahli neraka, yaitu orang yang dikenakan pada dirinya sepasang sandal (batu) dari api. Maka OTAKNYA MENDIDIH sebab dari sepsang sandal (batu itu), seperti mendidihnya air dalam panci dan "semua tetangganya mendengarnya", GIGI GERAHAMNYA MENJADI BARA API dan KEDUA BIBIRNYA MENJADI BARA API, kobaran api keluar DARI DALAM PERUT dan KEDUA TELAPAK KAKINYA. Sedang dia benar-benar mengetahui (meyakini) bahwa DIRINYALAH YANG PALING PEDIH SIKSANYA diantara ahli neraka yang lain. PADAHAL itu adalah SERINGAN-RINGANNYA SIKSA bagi ahli neraka".